LOVE TWINS
Judul: LOVE TWINS
Nama: Lovanna_grey
Isi:
*LOVE TWINS*
Karya: Lovanna_grey
Alegray, seorang gadis cantik SMA Pemuda baru saja keluar dari kelasnya. Tak lama, dirinya berjalan ke arah sebuah bangku taman di dekat sekolahannya, yang kini mulai diselimuti banyak daun-daun yang berguguran di sana. Tak peduli akan hal itu, Alegray memilih duduk di sana sembari menunggu seseorang. Cukup lama menunggu, tak terasa rasa kantuk mulai menyerangnya yang membuat dirinya mau tak mau memilih untuk menuruti kantuknya.
Dengan tangan menompang dagu, gadis itu mulai terlelap dalam tidurnya. Beberapa saat kemudian, tiba-tiba dirinya terkejut tanpa sebab hingga membuatnya sontak terbangun. "Astaga! Apa yang terjadi? Sial, aku ketiduran,"
"Alegray!" Seketika, dirinya terdiam saat indra pendengarannya tak sengaja menangkap suara seseorang yang dikenalnya. "Alvegray?"
"Alvegray!" Serunya sembari memanggil nama kembarannya.
Gadis beraut wajah tenang itu mendekat ke arah Alegray dengan langkah ringan, seolah-olah untuk pertama kalinya, mereka dipertemukan setelah sekian tahun berpisah. "Kamu tau gak, sih? Aku kangen banget, tau gak! Kaya.... ini semua adalah keajaiban!" Pekik Alegray bahagia.
"Iya, aku juga kangen, sama kamu. Udah aku duga, kamu bakal cariin aku."
"Jelas dong! Emang kamu gak cariin aku, apa? Kita kan udah kepisah dua belas tahun. Kalau kamu gak cariin, tega banget kamu!" Alvegra hanya tersenyum memandangi kembarannya yang lebih tua darinya.
Andai kamu tahu yang aku alami setelah aku mati-matian cari kamu, Ale...
"Ngomong-ngomong, kamu mau ke suatu tempat, gak? Sekali-kali kita pergi kencan berdua setelah sekian tahun kepisah,"
"Boleh. Kemana?"
"Ayo, ikut aja."
Alegray langsung menarik sebelah lengan Alvegray yang sedari tadi disembunyikan di balik kantung hoodie nya. Kedua gadis bak pinang dibelah dua itu, segera pergi dari taman usang di dekat sebuah bangunan tua bertuliskan nama 'Panti Bougenvile' yang mulai terkelupas.
Bersamaan itu, sebuah angin kencang menerbangkan dedaunan kering yang tampak menutupi sebuah gundugan tanah yang tak jauh dari bangku taman bercat putih kusam itu. Di atasnya, sebuah batu nisan dari batu sederhana, ditulis menggunakan tangan yang terlihat tidak terlalu rapi dengan sebuah tulisan:
Avegray Rosiediane Stephani
Lahir: 5 Agustus 1999-2018
Wafat: 5 Januari 2019
Alegray tak menyadari, bilamana kembarannya telah tiada dan meninggalkannya lebih dulu. Alegray sontak terbangun dari posisinya dengan pandangan kosong. Tanpa sadar, air matanya lolos begitu saja dari pelupuk matanya mengingat satu nama yang tak pernah absen dari hatinya, juga hidupnya. Avegray, Rosiediane Stephani, kembarannya yang telah pergi tiga tahun yang lalu.
Kedua sepasang kakak beradik itu tanpa sadar terpisah dikarenakan tragedi kebakaran di rumahnya, sekitar tujuh tahun yang lalu. Alegra yang selamat, dibawa ayah ibunya, sementara Avegra yang malah terpisah, berhasil diselamatkan dan dibawa ke sebuah panti asuhan. Naas, berapa tahun kemudian, rumah itu terbakar.
Semangat Laun bagus poll
BalasHapusKeren, cowoknya setia banget 🫠🫠jadi penasaran kelanjutan hidup Arkantara
BalasHapusHehe, makasih kak.
BalasHapus