Pelanggan Nasi Goreng



Nama : Uswa 

Judul : Pelanggan Nasi Goreng 

Isi : 

   Malam ini suasana sedikit sepi. Hujan baru reda setelah seharian tadi angin kencang menerpa. Meski begitu, warung nasi goreng peninggalan ibuku tetap ku buka. Setelah melayani beberapa pembeli, aku duduk bersama kakak laki-laki partner jualanku.


   Pukul sebelas malam, aku dan kakakku memutuskan untuk menutup warung. Tapi siapa sangka, Mila tetanggaku yang biasa membeli nasi goreng di warungku datang. Dengan wajah pucat dia memesan nasi goreng spesial kesukaannya. Dia terlihat berbeda malam ini. Biasanya ceria tapi saat ini hanya diam saja. Aku tanya apa dia sakit, dia hanya menggelengkan kepalanya pelan. Setelah membayar, dia langsung pulang. Lalu segera aku menutup warungku karena waktu sudah malam dan udara semakin dingin menusuk tulang.


   Keesokan harinya, terdengar toa masjid mengumumkan bahwa Mila meninggal dunia. Warga berkerumun di warung sayur depan rumahku dan membicarakan tentang penemuan mayat Mila dengan kondisi menggantung di kamarnya. Ibu Mila syok setelah menemukan surat berisikan permintaan maaf Mila. Ternyata dia dihamili pacarnya dan pacarnya kabur entah kemana hingga akhirnya dia memutuskan untuk bunuh diri. Aku pun lemas tak berdaya. Lalu semalam yang membeli nasi goreng itu siapa? Tanyaku dalam hati.


Titimangsa : Klaten, 10 November 2025



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Balik Mawar Tua Istana Eirandel

Di Bawah Pohon Aranea

Kejutan Kedamaian