Rindu Kakek


Nama : Nurfitra

Judul : Rindu Kakek 

Isi : 


Kakek adalah sosok yang penuh ketenangan, selalu ada saat aku butuh teman berbagi cerita, dan selalu menjadi tempat berlabuh setiap kali dunia terasa berat. Setiap sore beliau selalu menemaniku berada di rumah, mengajariku tentang sabar, tawa dan candanya mengisi ruang hatiku yang kosong. Menjadikannya seorang Kakek sekaligus sabahat terbaik. 


Aku masih ingat pada saat itu, selesai makan siang aku duduk bersama Kakek dan Nenek di ruang tamu, sambil menikmati teh hangat dan kue-kue lezat yang dibuat oleh Nenek. Kami saling bertukar cerita, beliau juga bercerita banyak hal, mulai dari hal-hal yang serius hingga hal-hal yang lucu. " Cahaya! Nanti kalau sudah dewasa sekolah yang baik, jaga nama baik keluarga, khususnya Ibumu. Jaga nama baik Ibumu. " 


Aku rindu sosoknya, rindu kebijaksanaannya, rindu bagaimana beliau membuatku merasa istimewa dengan hal-hal yang sederhana. Setiap kali teringat hatiku terasa hampa. Tetapi aku tahu beliau selalu menginginkan yang terbaik untukku. Kakek benar-benar tidak pergi. Kenangan tentangnya tetap di sini, dalam hatiku selamanya. 


Titimangsa : Palu, 10 November 2025 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Balik Mawar Tua Istana Eirandel

Di Bawah Pohon Aranea

Kejutan Kedamaian